Pulau Bungin, Pulau Terpadat di Dunia

source: rahmanopick.blogspot.com
      

      Pulau Bungin, merupakan sebuah desa dari 8 desa di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lokasinya 70 KM arah barat dari Kabupaten Sumbawa. Dari daratan utama, Pulau Bungin dapat dijangkau menggunakan perahu motor maupun sebuah jalan buatan.  Pulau kecil ini dihuni oleh penduduk dari Suku Bajo yang berasal dari Sulawesi Selatan. Hampir tidak dijumpai lahan yang kosong di sini. Selain itu, sangat jarang sekali ditemukan timbuh-tumbuhan, hingga kambing-kambing yang merupakan salah satu hewan peliharaan penduduk Pulau Bungin terbiasa makan sampah, seperti kardus bekas dan sebagainya. 
source: www.kabarsumbawa.com
      Setiap tahun, pulau yang telah padat ini terus bertambah luasnya disebabkan penambahan keluarga yang baru menikah. Pembangunan rumah-rumah baru harus dilakukan secara reklamasi  membuat fondasi karang di dalam permukaan air terlebih dahulu dikarenakan tidak adanya lokasi kosong di permukaan tanah yang dapat dibangun rumah. Penduduk Pulau Bungin tidak suka bermigrasi atau berpindah-pindah tempat tinggal dari tempat kelahirannya. Mereka yang telah menikah walaupun dengan pasangan dari luar pulau, lebih suka menetap dan memiliki keturunan di tempat tinggal sekaligus tempat kelahirannya. Inilah salah satu faktor terus bertambahnya penduduk di Pulau Bungin. Rata-rata setiap tahunnya, bertambah 100 buah rumah baru di Pulau Bungin. 
source: travel.kompas.com
      Asal mula Pulau Bungin dihuni oleh penduduk dari suku Bajo dirintis oleh Palema Mayu, salah seorang dari 6 orang anak Raja Selayar. Menurut cerita yang berkembang Palema Mayo datang ke Sumbawa sebelum meletusnya gunung Tambora di daratan utama, pada 1812. Waktu itu, pulau Bungin yang berpasir putih ini masih kosong dan hanya ditumbuhi pohon Bakau saja.










https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Bungin,_Alas,_Sumbawa

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pulau Bungin, Pulau Terpadat di Dunia"

Post a Comment