Maraknya Penggelapan Kamera




Semarang - Akhir-akhir ini penggunaan kamera digital jenis DSLR sangat pesat. Kemampuannya menghasilkan gambar yang berkualitas, mampu membuat daya tarik bagi yang suka selfi atau hobi dalam fotografi maupen videografi. Namun, karena harganya yang masih sangat mahal, membuat kita harus merogoh kocek semakin dalam untuk memilikinya. Oleh karena itu, ini merupakan peluang usaha bagi mereka yang memiliki kamera DSLR untuk menyewakan kameranya. Tarifnya bervariasi untuk perharinya, antara 80-120 ribu atau bahkan lebih mahal berdasarkan lensa yang digunakan atau assesoris lainnya. 
        Saya, sebelumnya juga merupakan salah satu dari sekian banyak pengguna jasa penyewaan/rental kamera tersebut. Saya yang merupakan mahasiswa salah satu Universitas di Semarang mendapat tugas kuliah untuk membuat video. Dengan menyewa kamera 8 jam, tarif yang dikenai adalah 40 ribu dan menyerahkan KTP sebagai jaminan. Tarif sebesar itu, bisa dikatakan cukup murah karena masih ada jasa lain yang tarifnya lebih mahal lagi bahkan hingga dua kali lipatnya. Ya, untuk menyewanya saya hanya menyerahkan uang sebagai tarifnya dan KTP asli untuk jaminan. Lalu, bagaimana jika ada pengguna jasa yang tidak jujur dan suatu saat bisa membawa lari kamera yang mahal itu???   
        Inilah kasus yang saat ini mulai meresahkan para penyedia jasa tersebut. Ada dari para korbannya (yang merupakan penyedia jasa rental kamera), mengaku bahwa pelaku penggelapan kamera saat ingin rental kamera ternyata menyerahkan KTP yang bukan miliknya. Ada juga pelaku yang menyerahkan surat lain (tanpa KTP) yang sebenarnya dapat "dibuat-buat" oleh pelaku sendiri. Dan masih banyak lagi kasus dengan modus yang hampir sama, dengan korbannya yang sangat banyak. 
        Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, salah seorang penyedia jasa rental kamera membuat persyaratan yang wajib dipatuhi, yaitu sebagai berikut.  
  1. Domisili kota itu sendiri.
  2. STNK speda motor ditinggal; STNK motor itu sama dengan nomor rangka sepeda motornya  serta kepemilikannya pribadi.
  3. Fotokopi Kartu Keluarga.
     

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Maraknya Penggelapan Kamera "

Post a Comment